Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berbagai macam tanaman herbal di kebun dan kaya manfaat buat kesehatan,adakah salah satu di sekitar rumah kita

 Pekarangan rumah sudah seharusnya dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tumbuhan, baik itu tanaman hias, tanaman buah dan tidak ketinggalan adalah tanaman obat.

Salah satu alasan kenapa Anda harus menanam tanaman obat di pekarangan rumah adalah Anda tidak mesti langsung mengonsumsi obat-obatan kimia yang dipercaya memiliki efek samping yang lebih tinggi dibandingkan dengan obat-obatan alami atau herbal, apalagi jika untuk mengobati sakit ringan. Obat-obatan alami sudah dipercaya ribuan tahun yang lalu oleh nenek moyang kita mampu mengobati berbagai macam penyakit.

Jika tanaman obat berikut tumbuh di kebun Anda maka tidak perlu khawatir lagi dengan sakit yang diderita. Berikut daftar gambar tanaman obat dan khasiatnya yang bisa Anda tanam di rumah:

-Beluntas

Tanaman yang memiliki nama Ilmiah Pluchea indica ini merupakan salah satu tanaman obat yang biasa tumbuh liar di pekarangan rumah. Beluntas memiliki daun berwarna hijau dan bergerigi pada tepinya, tingginya bisa mencapai 1-3 meter.

Kandungan: Saponin, tlavonoida, polivenol, alkaloida dan minyak atsiri.

Khasiat: Menghilangkan bau tak sedap, baik bau badan maupun bau mulut. Menurunkan demam, batuk, mengatasi pegal, mengobati keputihan.

-Bidara (Indian Plum)

Bidara atau dikenal pula dengan nama Indian plum memiliki buah yang biasa diolah menjadi minuman atau bisa dimakan langsung, daunnya biasa dimasak sebagai sayur dan dibuat jamu.

Kandungan: Karoten, vitamin A dan C, lemak, Protein, kalsium, zat besi dsb.

Khasiat: Obat sakit perut, demam, mengatasi masalah pencernaan, dan biasa digunakan dalam memandikan mayat.

-Biduri (Widuri)

Tanaman biduri atau widuri adalah tanaman yang sering dijumpai tumbuh liar di pekarangan rumah dan berfungsi sebagai tanaman obat.

Kandungan: Saponin, sapogenin, kalotoksin, kalaktin, flavonoida, polifenol, tanin dan kalsium oksalat.

Khasiat: Obat kudir, bisul, sariawan, gatal pada cacar air, luka kulit, campak, batuk dan demam. Akar biduri dapat digunakan untuk mengobati perut kembung, demam, pegal dan lemas, bisul, terkena gigitan ular.

-Binahong

Binahong (Basella alba) merupakan salah satu tanaman obat yang wajib ditanam di halaman rumah Anda mengingat khasiatnya yang dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Tanaman ini tumbuh merambat hingga mencapai 10 m. Daunnya semi sukulen, tebal, dan berbentuk seperti hati.

Kandungan: Alkaloid, saponin, polifenol dan antrakuinon.

Khasiat: Obat untuk luka, ambeien, tekanan darah rendah, borok menahun, obat batuk alami, disentri atau mencret-mencret, gegar otak, eksim & penyakit kulit ringan seperti gatal-gatal, gusi berdarah, obat jerawat, mimisan, melancarkan haid, gagal ginjal, kencing manis (diabetes melitus), menambah nafsu makan, lemah syahwat atau impotensi, sakit paru-paru, menjaga stamina tubuh, pemulihan patah tulang, melancarkan peredaran darahm, melancarkan buang air kecil maupun buang air besar, mengobati radang pada ginjal, pasca operasi, pasca melahirkan, sesak nafas, maupun usus bengkak.

-Bitter Berry (Choke Cherry)

Tanaman yang memiliki nama Ilmiah Prunus virginiana ini merupakan salah satu tanaman buah yang juga berfungsi sebagai obat. Buah bitter berry berbentuk bulat kecil berwarna merah sampai hitam, rasa sangat aneh, kecut atau cukup pahit.

Khasiat: Mengobati pilek, demam dan penyakit lambung.


-Brotowali


Brotowali adalah salah satu tanaman yang terkenal sebagai obat tradisional. Tanaman yang memiliki nama Ilmiah Tinospora crispa ini tumbuh liar di hutan. Daunnya berwarna hijau berbentuk jantung, batangnya membelit, berbintil-bintil dan berasa pahit.

Kandungan: lkaloid, pati, berberin, zat pahit pikroterin dan kolumbin.

Khasiat: Reumtaik, hepatitis, gangguan liver, demam, membersihkan luka, penambah nafsu makan, menurunkan kadar gula dalam darah (diabetes), rematik, malaria, dan lain-lain.


-Buah Maja (Bael Fruit)


Buah maja (Aegle marmelos) adalah tanaman yang masih satu suku dengan jeruk. Kulit buahnya halus, berwarna hijau kekuningan dan berukuran sebesar jeruk bali. Kulit buahnya sangat keras, itulah mengapa dikenal pula dengan nama stone apple.

Khasiat: Meredakan demam, sembelit, menghilangkan bau badan, penyakit kulit seperti borok, kudis, bisuk, menstabilkan kinerja organ jantung, dan mengobati susah buang air besar.

  • Bunga Desember (Blood Lily)

Bunga Desember (Scadoxus multiflorus) merupakan salah satu tanaman bunga yang sekaligus digunakan sebagai tanaman obat. Dinamakan bunga desember karena bunganya mekar pada bulan Desember. Tanaman ini menghasilkan umbi dan bunga yang berwarna merah, bunganya unik berbentuk bulat menyerupai kembang api.

Kandungan: Saponin, polifenol dan flavonoida.

Khasiat: Mengobati luka bakar.

  • Bunga Kancing
  • Selain dijadikan sebagai tanaman hias, bunga kancing juga dimanfaatkan sebagi obat tradisional (Gomphrena globosa). Bunganya berbentuk bulat dan terlihat sangat imut dan yang paling banyak ditemui di Indonesia adalah warna ungu.

    Kandungan: Glutamat, saponin, minyak atsiri, flavon, gomresin, amaranthin, polifenol dan dekarboksilase.

    Khasiat: Obat asma atau sesak napas, peluruh dahak, radang mata, diuretik, disentri, radang saaluran napas, luka atau koreng, penambah nafsu makan, dan sebagai obat batuk.

    • Bunga Lilin (Lollipop Plant)

Bunga lilin (Pachystachys lutea) merupakan tanaman hias sekaligus berfungsi sebagai tanaman obat. Bunganya berwarna kuning tersusun ke atas menyerupai udang, itulah kenapa dijuluki sebagai golden shrimp plant. 

Kandungan: Alkaloid, polifenol, dan saponin

Khasiat: Obat diare dan juga obat cacing

  • Cabe Jawa / Cabe Jamu

Tanaman yang memiliki nama Ilmiah Piper retrofractum ini merupakan tanaman yang masih satu keluarga dengan sirih. Cabe jawa atau dikenal pula dengan nama cabe jamu sering dimanfaatkan buahnya untuk mengobati beberapa jenis penyakit.

Kandungan: Zat pedas piperin, metil piperat, piplartin, piperloguminine, damar, minyak atsiri dan lain sebagainya.

Khasiat: Mengobati encok, tekanan darah rendah, sakit kepala, demam, batuk, sakit gigi, lemah syahwat, meluruhkan keringat, hidung berlendir, dan menambah nafsu makan. Akarnya digunakan karena bersifat diuretik, juga dapat meluruhkan haid, membersihkan rahim setelah melahirkan, mengobati kejang perut, rematik, nyeri pinggang, sakit gigi, mengatasi ganggung pencernaan, dan stroke.

  • Cakar Ayam

 

Cakar ayam atau dikenal juga dengan nama ande-ande lumut merupakan tanaman hias sekaligus tanaman obat. Daunnya unik menyerupai cakar ayam.

Kandungan: Saponin, polifenol, antrakinon, flavonoida.

Khasiat: Mengobati kanker dan tumor, serta berbagai penyakit lain seperti hepatitis, batuk, radang paru-paru, tulang patah, diare, infeksi pernapasan, menghentikan pendarahan, mengatasi bengkak, mengatasi panas dalam, dan memperlancar aliran darah.

  • Ceguk

    Ceguk atau dikenal pula dengan nama melati belanda, udani, bidani, kacekluk. Tanaman obat ini tumbuh merambat dan menghasilkan bunga berwarna merah muda.

    Kandungan: Alkaloida, saponin, polifenol, resin, minyak lemak, trigonelina, gom.

    Khasiat: Mengobati cacingan, sakit telinga, jamur pada kulit, sakit kepala, gangguan pencernaan anak, becek pada wanita, radang ginjal, perut kembung, dan disentri.

    • Cendana (Sandalwood)











Cendana (Santalum album) adalah tanaman pohon penghasil minyak dan kayu cendana. Tanaman yang sudah tergolong langka ini memiliki aroma kayu yang harum dan terkenal karena kemampuannya dalam pengobatan.

Kandungan: Minyak atsiri, zat samak, hars, santalol, santalen, saponin, flavonoida, polifenol, tanin dsb.

Khasiat: Mengobati penyakit flu, diare, penyakit kulit, jantung, lemah atau loyo, demam, infeksi saluran kencing, haid tidak teratur, liver, antioksidan dan anti-hiperglikemik.

  • Cengkeh

    Cengkeh (Syzygium aromaticum) adalah tanaman rempah yang digunakan dalam bumbu masakan. Tidak hanya dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, cengkeh juga memiliki manfaat untuk kesehatan dan kecantikan.

    Kandungan: Minyak atsiri, saponin, flavonoida, fenilin, resin, ugenol, vitamin A,B dan C yang semuanya sangat dibutuhkan oleh tubuh.

    Khasiat: Mengobati infeksi pernapasan, mencegah peradangan pada tubuh, menghitamkan alis mata, meredakan batuk, mengobati sakit gigi, menghilangkan guratan pada kulit, menghaluskan  dan mencegah kerontokan rambut.

    • Ceraka Merah

      Tanaman yang memiliki nama Ilmiah Plumbago indica L. ini merupakan tanaman yang berasal dari Asia Tenggara. Ceraka merah dikenal juga sebagai akar binasa atau mehulatu. Tanaman ini banyak dimanfaatkan dalam mengobati berbagai jenis penyakit.

      Kandungan: Plumbagin, lumbagol, zat samak, leukodelfinidin, steroid.

      Khasiat: Mengatasi penyakit rematikantimikroba, antikanker, antifertilitas, mencegah kelumpuhan, pereda sakit gigi, pereda sakit kepala, encok, dan kardiotonik.

      • Chocolate Mint
      • Chocolate mint merupakan tanaman sejenis mint yang memiliki aroma perpaduan antara coklat dan mint. Batangnya berwarna coklat kemerahan dan tepi daun bergerigi.

        Khasiat: Mengobati perut kembung, sakit kepala, nyeri otot, antioksidan, sumber vitamin A dan vitamin C, dan lain-lain.

        • Cincau Hijau

          Cincau hijau perdu (Premna oblongifolia Merr.) berhabitus pohon atau perdu. Cincau hijau merupakan bahan dasar pembuatan cincau hijau jelly yang biasa digunakan sebagai bahan minuman. Selain itu, tanaman ini juga mampu mengatasi masalah pencernaan.

          Kandungan: Mineral, alkaloid, serat, klorofil, saponin, tanin, kalsium dan fosfor

          Khasiat: Mengatasi gangguan pencernaan, demam, diare, anti radang, menurunkan hipertensi, dan lain-lain.

          • Cincau Hitam (Janggelan)

          Cincau hitam (Mesona palustris Bl.) atau dikenal pula dengan nama janggelan merupakan salah satu tanaman yang biasa digunakan untuk membuat jelly cincau yang berwarna hitam. Selain itu, cincau hitam juga banyak digunakan sebagai obat beberapa jenis penyakit.

          Kandungan: Saponin, flavonoida, tanin.

          Khasiat: Mengatasi sakit perut, gangguan pencernaan seperti radang usus, diare, batuk, demam, tekanan darah tinggi, obat keputihan.

          • Coca Cola (Kola Nut)

          Coca cola (Cola nitida) atau kola nut adalah tanaman yang berasal dari Afrika Barat. Selain dimanfaatkan sebagai minuman soft drink, kola nut juga digunakan sebagai tanaman obat.

          Kandungan: Alkaloid kafeinateofilinakola tanin, kolatin, minyak lemak, zat pati, gula dsb.

          Khasiat: Meredakan disentri atau diare, migrain atau sakit kepala sebelah, menambah nafsu makan, maupun sebagai penyegar.

          • Cocor Bebek (Miracle Leaf)

            Cocor bebek adalah tanaman sukulen yang kerap digunakan sebagai tanaman obat di Indonesia. Daun cocor bebek memiliki tekstur yang tebal dan berair. Selain sebagai tanaman obat, cocor bebek juga bisa untuk tanaman hias.

            Baca juga artikel mengenai daun cocor bebek untuk kesehatan.

            Kandungan: zat asam apel, zat asam lemon, saponin, flavonoida, tanin.

            Khasiat: Mengobati sakit kepala, batuk, penyakit kulit seperti borok atau bisul, melancarkan air seni, demam, haid yang tidak teratur, obat luka luar.

            • Cong-Cong Belut

              Cong-cong belut (Bridelia ovata decne) merupakan tanaman yang berasal dari Asia Tenggara. Tanaman ini mampu tumbuh di pantai berpasir, savana, cemara kering atau hutan gugur dan hutan hujan basah. Cong-cong belut banyak digunakan dalam pengobatan tradisional.

              Kandungan: Tanin, saponin, alkaloida, flavonoida.

              Khasiat: Obat pencahar, mengobati penyakit sifilis atau raja singa dan juga berkhasiat untuk merawat kesehatan rambut.

              • Culantro

                Culantro (Eryngium foetidum L.) atau yang lebih dikenal dengan nama ketumbar mungsi adalah bumbu dapur dan sekaligus digunakan dalam pengobatan tradisional.

                Khasiat: Mengatasi luka bakar, radang paru-paru, sakit telinga, demam, hipertensi, konstipasi, asma, sakit perut, gangguan kesuburan, gigitan ular, diare dan malaria. Culantro juga diyakini dapat digunakan untuk terapi penderita epilepsi karena memberi efek menenangkan. Rebusan daun culantro telah diteliti oleh para saintis dan menunjukkan kemampuannya sebagai anti radang dan efek analgesik pada tikus percobaan.

                • Curtain Ivy (Princess Vine)

                  Curtain Ivy (Cissus sicyoides) atau dikenal pula dengan nama princess vine, atau millionaire vine adalah tanaman merambat yang dimanfaatkan sebagai obat dan tanaman hias.

                  Khasiat: Antiepilepsi, memperkuat gigi, meredakan demam, perut kembung, antipiretik, anti-inflamasi.

                  • Dadap Serep

                    Dadap serep memiliki nama Ilmiah Erythrina subumbrans adalah tanaman yang terkenal karena khasiatnya dalam mengobati berbagai jenis penyakit.

                    Kandungan: Alkaloid, eritramina, polifenol, alkaloida, aritradina, hipaforina, erisovina.

                    Khasiat: Mengobati demam, nifas, memperlancar ASI, menguatkan kandungan, nifas, pendarahan bagian dalam, sakit perut atau gangguan pencernaan, batuk, sariawan, radang.



Posting Komentar untuk "Berbagai macam tanaman herbal di kebun dan kaya manfaat buat kesehatan,adakah salah satu di sekitar rumah kita"